Jumat, 30 September 2016

saat senja memudar, apakah hal itu juga akan terjadi pada rasaku?
sesal kini menghantui, menyesali mengapa aku tak mengucapkannya terlebih dahulu.
kata-kata yang selama ini ingin di dengar perempuan dari seorang pria.
pernyataan cinta yang tulus, sekaligus janji bahwa mereka akan hidup bahagia selamanya. meskipun akan berakhir.
sayang aku tak terlalu peka saat itu, aku tak cukup acuh untuk mendengarnya. aku juga menyesal terlambat memberikan tempat, tempat di mana orang itu akan tinggal dan mengisi selongsong hatinya dengan cinta yang meluap-luap sampai tenggelam di dalamnya. dan kini semua penyesalan itu berubah menjad harapannya.
aku memang egois. Aku egois untuk menginginkan ia kembali dalam hidupku.
sayangnya itu semua sudah terlambat, karena seseorang mungkin sudah menyatakan cinta terlebih dahulu padanya.
"Aku mencintai, Ya, aku mencintaimu! Aku lebih lambat dari dia yang sudah mengatakannya dari dulu, membuatku harus memberikan semua itu untuknya. Aku yang mencintaimu, bukan dia!"
"aku yang hafal semua kesukaan mu. Aku yang tahu kalau kau suka lagu romantis, all of me saat kau kedinginan dan kau selalu kedinginan saat sore hari. aku yang tahu kalau kau lebih suka peony ketimbang daisy"
hatiku kembali menaruh harapan di atas bintang, berharap bahwa aku bisa memiliki kesempatan itu lagi.
kesempatan untuk mengatakan hal-hal yang ingin dia dengar, tempat di mana aku akan tinggal dalam hatinya, menjadikan aku miliknya selamanya.
aku tak peduli jika nantinya bintang itu akan jatuh, aku sudah terlalu pasrah untuk memikirkan hal itu.
he desperately needs happiness, and she is the only happiness he could think about.




by : ARS

1 komentar: